Jumat, 02 November 2012

Cinta


CINTA

Oleh: Vina Oktavianty

Jika mendengar kata CINTA serasa berada di taman bunga yang indah, dunia seakan berwarna merah merona penuh senyum bertabur aroma keindahan dan kesejukan. Terlebih yang masih dilanda fall in love,, wah tambah membumbung tinggi diangkasa. Berlebihan kah.. mungkin iya, tetapi sepertinya begitulah CINTA kaum muda yang dilanda cinta. Bahkan ada sebutan Buta karena Cinta,, wah..wah..memang cinta punya mata ya??
Cinta adalah fitrah manusia, cinta itu indah dan menenangkan, manusia yang paling beruntung adalah manusia yang dianugrahi cinta. Hidup akan menajadi lebih bermakna dengan cinta. tapi sayangnya CINTA sering disalahartikan. Cinta tidak lagi bermakna sesuatu yang indah dan membawa ketentraman ketika cinta sudah dibumbui dengan hal-hal yang tidak indah.
 Jika melihat pergaulan muda-mudi jaman sekarang,, hemmhhhhh.. Cuma bisa tarik nafas sambil geleng-geleng. Banyak yang salah mengartikan Cinta bahkan menjadikan cinta kambing hitam untuk menghalalkan apa yang belum halal. Mulai dari pegang-pegangan, colek-colekan, dan selebihnya yang sebenarnya boleh dilakukan jika sudah ada ikatan yang halal. Ataupun jika ada kasus Hamil diluar Nikah atau biasa disebut Merrit by Accident itu juga alasannya karena Cinta. Bahkan lebih miris lagi ketika kita mendengar kisah seseorang yang bunuh diri karena cinta. sebegitu kejamnya kah cinta?? Itulah cinta yang salah cinta sudah terkontaminasi nafsu , cinta yang sudah kehilangan makna sebenarnya.
Cinta itu tidak menyakiti dan menuntut akan sesuatu. Jadi jika ada seseorang yang mengatakan cinta kepada kita sebaiknya harus pandai menganalisis, cinta itu benar cinta atau nafsu. Jika mengatakan cinta karena fisik, harta, kepintaran, dan hal-hal lain yang  sifatnya sementara dijamin itu hanya nafsu. Dilihat dari dari kacamata Psikologi terdapat  4 unsur cinta yang disampaikan Erich Fromm yaitu, Care (perhatian)  jika ada yang mengatakan cinta tetapi justru memanfatkan kita atau membuat kita kehilangan banyak waktu hanya untuk selalu berdua, harus fikir 1000x sepertinya. Responsibility (tanggungjawab) cinta itu bertanggung jawab, tidak sebaliknya. Respect (Hormat) nah ini point yang penting, cinta itu hormat jadi jika ada yang mencintai kita berarti harus mampu menghormati kita sebagai seorang  wanita yang harus dijaga bukan justru di perlakukan semaunya. Yang terakhir adalah Knowledge (pengetahuan) artinya mengetahui mana yang baik dan buruk, mengetahui batasan-batasan cinta dan nafsu.
Cinta tidak hanya sebatas hubungan dua insan manusia yang saling mengasihi. Itu salah satu dari bentuk cinta.Cinta memiliki makna yang luas, ada Cinta kepada Allah, kepada Rosulullah, kepada Alam semseta ini, cinta kepada keluarga, masyarakat, dan kepada pasangan kita bagi yang sudah memilki pasangan secara sah dalam agama. Cinta itu murni dan suci, bahkan jika kita mau merenungi. Dunia ini dan segala isinya juga diciptakan Allah karena cinta. Cinta sudah kita kenal sejak kita dalam kandungan bagaimana Allah menjadikan kita seorang bayi mungil yang hanya berasal dari air mani terus menjaga kita tumbuh dan berkembang didalam rahim ibu. Cinta juga kita dapat dari ibu dan ayah yang dengan setianya merawat kita yang masih dalam kandunga. Itulah cinta yang tulus dan murni tanpa pamrih. Cinta membawa keindahan dan kedamaian, hidup akan menjadi lebih bermakna ketika kita berbagi cinta dengan setiap insan yang kita temui dengan saling menyapa, tersenyum, mengasihi, tolong menolong, tanpa pamrih, itulah cinta.